Senin, 14 Oktober 2013

PERANAN KELUARGA DALAM MENGEMBANGKAN BAKAT DAN KREATIVITAS ANAK


            Dalam membantu anak mewujudkan kreativitasnya, anak perlu dilatih dalam keterampilan tertentu sesuai dengan minat pribadinya dan diberi kesempatan untuk mengembangkan bakat atau talenta mereka. Orang tua sebagai orang terdekat anak perlu menciptakan iklim yang merangsang pemikiran dan keterampilan kreatif anak, Serta menyediakan sarana prasarana ( motivasi ekstrinsik ). Tetapi ini tidak cukup. Perlu ada motivasi instrinsik pada anak. Minat anak untuk melakukan sesuatu harus tumbuh dari dalam dirinya sendiri, atas keinginannya sendiri ( motivasi instrinsik ).

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Dacey ( 1989 ) dapat ditarik kesimpulan bahwa kreatifnya seorang anak didorong oleh :

ü Faktor nature vs nurture
ü Aturan perilaku
Orang tua dari remaja kreatif tidak banyak menentukan aturan perilaku di dalam keluarga ( tidak otoriter )
 tetapi juga tidak permissive dalam cara memberikan pola asuh.
ü Masa kritis
ü Humor
Bercanda, lelucon biasanya terjadi pada keluarga yang kreatif.
ü Perumahan
ü Gaya hidup orangtua, dll.

Menurut pendapat Amabile, faktor yang menentukan kreatifnya anak adalah :
ü Kebebasan
ü Respek
Orangtua percaya akan kemampuan yang dimiliki anaknya, menghargai keunikannya sehingga kepercayaan diri anak akan semakiin meningkat dan anak semakin berani.
ü Kedekatan emosional yang sedang
ü Prestasi, bukan angka
Orangtua kreatif menghargai prestasi anak, mereka mendorong anak untuk berusaha sebaik-baiknya dan menghasilkan karya – karya yang baik. Dalam hal ini orangtua tidak terlalu menekankan untuk mencapai angka tinggi atau nilai yang tertinggi.
ü Orangtua aktif dan mandiri
Orangtua menjadi model utama bagi anak

ORANGTUA SEBAGAI MODEL

            Ketika orangtua menginginkan anaknya untuk menjadi seorang yang kreatif, disarankan agar orangtua memahami konsep kreatif yang dimaksud, karena salah satu cara yang efektif untuk menumbuhkan sikap kreatif anak adalah proses modeling yang dipelajari anak dari orangtua di dalam hidupnya bersama keluarga. Hal – hal yang dapat dilakukan orangtua adalah :
ü Tidak memaksakan anak untuk meraih penghargaan yang besar,
ü Ketika orangtua melakukan sebuah kegiatan kreatif contohnya menulis Lakon ( kasus Jason ) libatkanlah anak dalam bermain peran, agar anak melihat orangtuanya bekerja keras dan menyelesaikan lakon tersebut. Sehingga anak belajar dari sikap orangtuanya itu.
ü Pada saat mengerjakan suatu karya ( dalam kasus Jason menulis Lakon ) ijinkan anak untuk memperhatikan kita dan kemudian ajarkan dia untuk bagaimana cara menulis lakon.
ü Libatkan anak dalam membuat cerita atau nyanyian.
ü Belajarlah bersama dengan anak, contohnya membaca buku bersama, dll.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar